PLH

Nama : Ivan Katibul Faizi
No : 15
Kelas ` : VII E
1. Pengertian Sampah
Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah merupakan konsep buatan manusia, dalam proses-proses alam tidak ada sampah, yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak. Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat, cair, atau gas. Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir, terutama gas, sampah dapat dikatakan sebagai emisi. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. Dalam kehidupan manusia, sampah dalam jumlah besar datang dari aktivitas industri (dikenal juga dengan sebutan limbah), misalnya pertambangan, manufaktur, dan konsumsi. Hampir semua produk industri akan menjadi sampah pada suatu waktu, dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi.
Jenis-jenis sampah
Berdasarkan sumbernya
1. Sampah alam
2. Sampah manusia
3. Sampah konsumsi
4. Sampah nuklir
5. Sampah industri
6. Sampah pertambangan
Berdasarkan sifatnya
1. Sampah organik - dapat diurai (degradable)
2. Sampah anorganik - tidak terurai (undegradable)

Sampah Alam
Sampah yang diproduksi di kehidupan liar diintegrasikan melalui proses daur ulang alami, seperti halnya daun-daun kering di hutan yang terurai menjadi tanah. Di luar kehidupan liar, sampah-sampah ini dapat menjadi masalah, misalnya daun-daun kering di lingkungan pemukiman.
Sampah Manusia
Sampah manusia (Inggris: human waste) adalah istilah yang biasa digunakan terhadap hasil-hasil pencernaan manusia, seperti feses dan urin. Sampah manusia dapat menjadi bahaya serius bagi kesehatan karena dapat digunakan sebagai vektor (sarana perkembangan) penyakit yang disebabkan virus dan bakteri. Salah satu perkembangan utama pada dialektika manusia adalah pengurangan penularan penyakit melalui sampah manusia dengan cara hidup yang higienis dan sanitasi. Termasuk didalamnya adalah perkembangan teori penyaluran pipa (plumbing). Sampah manusia dapat dikurangi dan dipakai ulang misalnya melalui sistem urinoir tanpa air.
Sampah Konsumsi
Sampah konsumsi merupakan sampah yang dihasilkan oleh (manusia) pengguna barang, dengan kata lain adalah sampah-sampah yang dibuang ke tempat sampah. Ini adalah sampah yang umum dipikirkan manusia. Meskipun demikian, jumlah sampah kategori ini pun masih jauh lebih kecil dibandingkan sampah-sampah yang dihasilkan dari proses pertambangan dan industri.
Sampah Nuklir
Sampah nuklir merupakan hasil dari fusi nuklir dan fisi nuklir yang menghasilkan uranium dan thorium yang sangat berbahaya bagi lingkungan hidupdan juga manusia. Oleh karena itu sampah nuklir disimpan ditempat-tempat yang tidak berpotensi tinggi untuk melakukan aktifitas tempat-tempat yang dituju biasanya bekas tambang garam atau dasar laut (walau jarang namun kadang masih dilakukan).

2. Perbedaan Sampah Organik Dan anorganik
SAMPAH ORGANIK ..

Sampah organik adalah sampah yang bisa mengalami pelapukan (dekomposisi) dan terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau (sering disebut dengan kompos).Kompos merupakan hasil pelapukan bahan-bahan organik seperti daun-daunan, jerami, alang-alang, sampah, rumput, dan bahan lain yang sejenis yang proses pelapukannya dipercepat oleh bantuan manusia.

Sampah organik sendiri dibagi menjadi :
- Sampah organik basah.
Istilah sampah organik basah dimaksudkan sampah mempunyai kandungan air yang cukup tinggi. Contohnya kulit buah dan sisa sayuran.

- Sampah organik kering.
Sementara bahan yang termasuk sampah organik kering adalah bahan organik lain yang kandungan airnya kecil. Contoh sampah organik kering di antaranya kertas, kayu atau ranting pohon, dan dedaunan kering.

SAMPAH NON ORGANIK ..

Sampah Anorganik, yaitu sampah yang tidak mudah membusuk, seperti plastik wadah pembungkus makanan, kertas, plastik mainan, botol dan gelas minuman, kaleng, kayu, dan sebagainya. Sampah ini dapat dijadikan sampah komersil atau sampah yang laku dijual untuk dijadikan produk lainnya. Beberapa sampah anorganik yang dapat dijual adalah plastik wadah pembungkus makanan, botol dan gelas bekas minuman, kaleng, kaca, dan kertas, baik kertas koran, HVS, maupun karton.



3.
a. Dampak terhadap Kesehatan
Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut:
• Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. Penyakit demam berdarah (haemorhagic fever) dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai.
• Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit).
• Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia). Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernakan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah.
• Sampah beracun: Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator.

b. Dampak terhadap Lingkungan
Cairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap, hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis.

Penguraian sampah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas-cair organik, seperti metana. Selain berbau kurang sedap, gas ini dalam konsentrasi tinggi dapat meledak.

4.
Jalur hijau itu adalah jalur di sepanjang jalan raya yang memuat tanaman perdu atau pohon. dalam RTH jalur hijau termasuk di dalamnya





5.
Polusi Udara
Pengertian :Pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti.
Penyebab :
1. Faktor Internal (alamiah)
Contoh : Debu yang berterbangan akibat tiupan angin proses pembusukan sampa dan lain-lain.
2. Faktor Eksternal (Hasil Kegiatan Manusia)
Contoh : Hasil pembakaran bahan bakar fosil, debu/serbuk dari kegiatan industry pemakaian zat-zat kimia yang disemprotkan keudara, suara bising akibat kendaraan bermotor, asap orang merokok dan lain-lain.
Pencegahan :
1. Membatasi penggunaan CFC dalam kehidupan sehari-hari.

2. Mendaur ulang freon dari mobil yang ber AC.

3. Melakukan larangan kepada petani-petani, pengusaha- pengusaha perkebunan
melakukan pemakaran pada lahan pertanian yang akan mereka usahakan.

4. Melakukan tindakan penghijauan, terutama di daerah industri dan perkotaan.

5. Gas-gas buangan industry sebelum dilepaskan/dibuang ke udara, terlebih
dahulu harus dinetralkan.

6. Mengurangi penggunaan minyak bumi sebagai bahan bakar dan
menggantikannya dengan energi lain yang telah menimbulkan pencemaran,
seperti energi panas matahari (tenaga surya), tenaga air (hidroelektrik), tenaga angin, tenaga panas bumi dan sebagainya.

7. Menempatkan daerah kawasan industri jauh dari pemukiman pada penduduk.

8. Menciptakan mesin dan kendaraan bermotor yang hemar energi dan kecil ` efek pencemarannya.


Polusi Suara
Pengertian : Polusi suara atau pencemaran suara adalah gangguan pada lingkungan yang diakibatkan oleh bunyi atau suara yang mengakibatkan ketidaktentraman makhluk hidup di sekitarnya.
Penyebab : Suara-suara bervolume tinggi yang membuat daerah sekitarnya menjadi bising dan tidak menyenangkan
Pencegahan :
1. Mengatasi pencemaran tersebut
2. Lapisi ruangan dengan bahan pengedap suara
3. Jauhkan pemukiman dari daerah asal pencemaran suara
4. Beri solusi bagaimana menggunakan peralatan ato teknologi yang tidak dapat
menimbulkan pencemaran suara



Polusi Tanah
Pengertian : Pencemaran tanah adalah keadaan dimana bahan kimia buatan manusia masuk dan mengubah lingkungan tanah alami
Penyebab : kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri atau fasilitas komersial; penggunaan pestisida; masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan; kecelakaan kendaraaan pengangkut minyak, zat kimia, atau limbah; air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping).


Pencegahan :
1. Sampah organik yang dapat membusuk/diuraikan oleh mikroorganisme antara lain dapat dilakukan dengan mengukur sampah-sampah dalam tanah secara tertutup dan terbuka, kemudian dapat diolah sebagai kompos/pupuk. Untuk mengurangi terciumnya bau busuk dari gas-gas yang timbul pada proses pembusukan, maka penguburan sampah dilakukan secara berlapis-lapis dengan tanah.
2. Sampah senyawa organik atau senyawa anorganik yang tidak dapat dimusnahkan oleh mikroorganisme dapat dilakukan dengan cara membakar sampah-sampah yang dapat terbakar seperti plastik dan serat baik secara individual maupun dikumpulkan pada suatu tempat yang jauh dari pemukiman, sehingga tidak mencemari udara daerah pemukiman. Sampah yang tidak dapat dibakar dapat digiling/dipotong-potong menjadi partikel-partikel kecil, kemudian dikubur.
3. Pengolahan terhadap limbah industri yang mengandung logam berat yang akan mencemari tanah, sebelum dibuang ke sungai atau ke tempat pembuangan agar dilakukan proses pemurnian.
4. Sampah zat radioaktif sebelum dibuang, disimpan dahulu pada sumur-sumur atau tangki dalam jangka waktu yang cukup lama sampai tidak berbahaya, baru dibuang ke tempat yang jauh dari pemukiman, misal pulau karang, yang tidak berpenghuni atau ke dasar lautan yang sangat dalam.
5. Penggunaan pupuk, pestisida tidak digunakan secara sembarangan namun sesuai dengan aturan dan tidak sampai berlebihan.
6. Usahakan membuang dan memakai detergen berupa senyawa organik yang dapat dimusnahkan/diuraikan oleh mikroorganisme.


Polusi Air
Pengertian : Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia.
Penyebab :
1. Sampah organik seperti air comberan (sewage) menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
2. Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.

Pencegahan : 5R itu Reduce, Reuse, Recycle, Recharge dan Recovery. Dua yang terakhir adalah usaha pemulihan, misalnya dengan pembuatan lubang biopori dan sumur resapan. Sedangkan contoh recycle yaitu dengan memanfaatkan air mandi untuk menyiram tanaman atau nyuci kendaraan
6. CFC
Sebuah chlorofluorocarbon (CFC) merupakan senyawa organik yang mengandung karbon, klorin, dan fluor, diproduksi sebagai turunan volatile metana dan etana. Sebuah subclass umum adalah hydrochlorofluorocarbons (HCFC), yang mengandung hidrogen, juga. Mereka juga biasa dikenal dengan nama dagang freon DuPont. Perwakilan yang paling umum adalah dichlorodifluoromethane (R-12 atau freon-12). CFC banyak telah banyak digunakan sebagai pendingin, propelan (dalam aplikasi aerosol), dan pelarut. Pembuatan senyawa tersebut sedang dihapus oleh Protokol Montreal karena mereka berkontribusi pada penipisan ozon.
READMORE
 

B. Zawa

Fabel : Dongeng sing dadi lakone arupo kewan sing
Koyo manungso
Ex : Ketek Anoman, Kancil Nyolong Timun, Kebo
lan Macan

Legenda : Dongeng kang hubungane karo alam sing critane mung digatuk-gatuake
Ex : Parang Tritis, Asal Usul Banyuwangai, Telaga
Ngebel

Mithe : Dongeng zaman kuno sing hubungane karo dewo-
dewi
Ex : Misteri Gunung Merapi, Grahana, Nyi Lara
Kidul

Geghedug : Dongeng sing ngandaake linue ning zaman kuno
Ex : Ken arok, Mahabarata, Ken Dedes, Ramayana

Lugu : Dongeng sing ceritone aneh lan ra kelebu nalar
Ex : Timun Mas, Ande-Ande Lumut, Jaka Kendil

Sage : Dongeng kang critone pawithon sejaran lan meng akeh wuwungane
Ex : Roro Jonggrang, Candi Sewu, Sangkuriyang
READMORE
 

B. Inggrizz

. CIRCLE THE BEST ANSWER OF MULTIPLE CHOICES BELOW. (score 1)
1. Annie meets her friend at school. What will she say?
a. Hello, guys! b. Nice to meet you. c. Have a nice day d. Good night
2. It is 7 p.m Lucy sees her teacher at a restaurant. What will she say?
a. Good night, Sir! B. See you tomorrow c. Good evening, Sir! D. Take care
3. When Laurence has breakfast he sees her little sister just woke up. What will he say?
a. Have a nice dream b. Enjoy the food c. Good night d. Good Morning
4. My father takes me to school. After we reach the school he has to go his office. What will he say?
a. Good morning b. See you later c. Nice to see you. D. Good Afternoon
5. Which of the following expressions is not greeting?
a. Good day b. How are you? C. Good night d. Nice to meet you
6. Which of the following expressions is not parting?
a. Good bye b. Keep in touch c. Nice to meet you d. Have nice sleep
7. When will we use greeting?
a. When we want to go home b. When we meet someone
c. In the middle of conversation d. At the end of conversation
8. When will we use parting?
a. When we want to go to someone's home b. When we meet someone
c. In the middle of conversation d. At the end of conversation
9. What will you ask when you don’t know someone’s name?
a. Where do you live? B. What is your name c. How do you spell your name? d. Sorry, bye.
10. “I am twelve years old” is the answer of asking a….
a. Name b. Address c. Phone number d. Age
II. ANSWER THE QUESTIONS OF THE DIALOGUE BELOW! (score 3)

Hello, I’m Karina White. I live in a small village with my dad and mom. Since I’m the only child, I feel so lonely sometimes. On holidays I often spend my time seeing my grandpa down town. My grandma passed away two years ago.

My parents know that I often feel bored at home because I have no brother or sister so they let me have some friends visit me when they are not home. We often play hide and seek. My friends are nice but I hope I have a little sister one day so I want feel lonely anymore. A little brother will be so naughty, I think.

1. Where does Karina’s grandpa live?
2. Whom did Karina’s grandpa live with?
3. When did her grandma die?
4. What do Karina and friends do when they are at Karina’s house?
5. Why does Karina prefer to have a little sister?
III. ARRANGE THE DIALOGUES BELOW IN ORDER TO GET A GOOD CONVERSATION. (score 2)

Rudy : Alright. Hope you two can be friends too. (1)

Samuel : I don’t think so. (2)

Samuel : Nice to meet you. (3)

Rudy : Have you met Cindy before, Sam? (4)

Cindy : How do you do? (5)

Rudy : Ok Samuel, this is Cindy. And Cindy, this is Samuel, my classmate. (6)
I. LINGKARAN JAWABAN PILIHAN GANDA TERBAIK DARI BAWAH. (Skor 1)
1. Annie bertemu temannya di sekolah. Apa yang akan dia katakan?
a. Halo, guys! b. Senang kenalan dengan anda. c. Have a nice day d. Baik malam
2. Hal ini 07:00 Lucy melihat guru di sebuah restoran. Apa yang akan dia katakan?
a. Selamat malam, Tuan! B. Lihat besok c. Selamat malam, Tuan! D. Jagalah
3. Ketika Laurence telah sarapan dia melihat adiknya baru saja bangun. Apa yang akan dia katakan?
a. B. Memiliki mimpi yang bagus Nikmati makanan c. Selamat malam d. Baik Pagi
4. Ayahku membawaku ke sekolah. Setelah kita mencapai sekolah ia harus pergi kantornya. Apa yang akan dia katakan?
a. Selamat pagi b. Lihat nanti c. Senang melihat Anda. D. Baik Sore
5. Manakah dari pernyataan berikut ini tidak ucapan?
a. Baik hari b. Bagaimana Anda? C. Selamat malam d. Senang bertemu Anda
6. Manakah dari pernyataan berikut ini tidak berpisah?
a. Selamat tinggal b. Tetap berhubungan c. Senang bertemu Anda d. Memiliki tidur yang bagus
7. Kapan kita menggunakan ucapan?
a. Ketika kita ingin pulang b. Ketika kita bertemu seseorang
c. Di tengah percakapan d. Pada akhir percakapan
8. Kapan kita menggunakan perpisahan?
a. Ketika kita ingin pergi ke rumah seseorang b. Ketika kita bertemu seseorang
c. Di tengah percakapan d. Pada akhir percakapan
9. Apa yang akan Anda tanyakan ketika Anda tidak tahu nama seseorang?
a. Mana Anda tinggal? B. Apakah Nama Anda c. Bagaimana Anda mengeja nama Anda? d. Maaf, bye.
10. "Saya dua belas tahun" adalah jawaban dari meminta ....
a. B. Nama C. Alamat Telepon d. Umur
II. JAWABAN PERTANYAAN DARI DIALOG DI BAWAH INI! (Skor 3)

Halo, Saya Karina Putih. Saya tinggal di sebuah desa kecil dengan ayah saya dan ibu. Karena aku anak tunggal, aku merasa begitu kesepian kadang-kadang.Pada hari libur saya sering menghabiskan waktu saya melihat kakek saya ke kota. Nenek saya meninggal dua tahun lalu.

Orangtuaku tahu bahwa saya sering merasa bosan di rumah karena saya tidak punya saudara atau saudari sehingga mereka membiarkan saya memiliki beberapa teman mengunjungi saya ketika mereka tidak di rumah. Kami sering bermain petak umpet. Teman-teman saya yang bagus tapi saya harap saya punya adik satu hari jadi saya ingin merasa kesepian lagi. Seorang saudara akan sangat sedikit nakal, saya pikir.

1. Di manakah kakek Karina yang hidup?
2. Siapa Karina yang hidup dengan kakek?
3. Kapan neneknya mati?
4. Apa Karina dan teman-teman lakukan ketika mereka berada di rumah Karina itu?
5. Mengapa Karina lebih suka punya adik?
III. ATUR Dialog BAWAH INI UNTUK MENDAPATKAN SEBUAH PERCAKAPAN BAIK. (Skor 2)

Rudy: Baiklah. Semoga kalian berdua bisa berteman juga. (1)

Samuel: Saya tidak berpikir begitu. (2)

Samuel: Senang bertemu anda. (3)

Rudy: Pernahkah Anda bertemu Cindy sebelumnya, Sam? (4)

Cindy: Bagaimana Anda lakukan? (5)

Rudy: Samuel Ok, ini adalah Cindy. Dan Cindy, ini adalah Samuel, teman sekelas saya. (6)
READMORE
 
READMORE
 

Biology


Problem :
Yuna observes two rose flowers in a pot. One pot in house inside and the other in the garden. Both of flowers have the same colour and same species. After two month, the result condition of both flowers are different. The rose flower which in house inside grow more thin and it leaf look so pale then the rose flower in the garden.

Question :
1. Based on Yuna's problem, mention the variable of the research!
2. Based on Yuna's problem, mention the independent variable!
3. Based on Yuna's problem, mention the dependent variable!
4. Based on Yuna's problem, mention the control variable!
5. Based on Yuna's problem, mention the disturber variable!
GOOD LUCK
masalah:
Yuna mengamati dua bunga mawar dalam pot. Satu pot di dalam rumah dan yang lainnya di taman. Kedua bunga memiliki warna yang sama dan spesies yang sama. Setelah dua bulan, kondisi hasil dari kedua bunga berbeda. Bunga mawar yang di dalam rumah tumbuh lebih tipis dan terlihat begitu pucat daun maka mawar di kebun.

pertanyaan:
1. Berdasarkan masalah Yuna, menyebutkan variabel penelitian!
2. Berdasarkan masalah Yuna, menyebutkan variabel independen!
3. Berdasarkan masalah Yuna, menyebutkan variabel dependen!
4. Berdasarkan masalah Yuna, menyebutkan variabel kontrol!
5. Berdasarkan masalah Yuna, menyebutkan variabel pengganggu!
SEMOGA






observation
Observation can be conducted not only in the laboratory, but olso in the field or nature.
Observation devided into two (2), they are:
1. Qualitative observation is observation using senses direcly
example : The flowers is yellow
2. Quantitative observation is observation using meassurment tool
example : The hight of yuna is 164 cm
pengamatan
Pengamatan dapat dilakukan tidak hanya di laboratorium, namun olso di lapangan atau alam.
Pengamatan dibagi menjadi dua (2), mereka adalah:
1. Pengamatan kualitatif adalah observasi dengan menggunakan indera direcly
contoh: bunga berwarna kuning
2. Pengamatan kuantitatif adalah observasi dengan menggunakan alat meassurment
contoh: Hight dari yuna adalah 164 cm

READMORE
 

Sel { Geong'S }

Sèl

Gambar struktur sèl gabus tutup gendul sing didelok nganggo mikroskop déning Robert Hooke saka buku Micrographia sing dadi mula bukané tembung sèl dipigunaaké kanggo ndhèskripsikaké unit paling cilik organisme urip
Sèl iku unit organisasi paling cilik sing dadi dhasar kauripan ing pangertèn biologis. Kabèh fungsi kauripan diatur lan dumadi ing njeron sel. Amarga kuwi, sel bisa nduwé fungsi sacara autonom yèh kabèh kabutuhan uripe kecukupan. Makluk urip (organisme) kasusun saka siji sèl tunggal (uniselular, umpamané baktèri, Archaea, sarta sapérangan fungi lan Protozoa) utawa saka sèl akèh (multiselular). Ing organisme multiselular dumadi pambagéan tugas marang sel-sel panyusuné, sing dadi dhasar kanggo hirarki urip.
Struktur sèl lan fungsi-fungsiné sacara ngéramaké mèh sarupa kanggo kabèh organisme, nanging jalur évolusi sing ditempuh déning saben golongan gedhé organisme (Regnum) uga nduwé kakhususan dhéwé-dhéwé. Sèl-sèl prokariota adaptasi karo kauripan unisèlular éwadéné sèl-sèl eukariota adaptasi kanggo urip silih kerja bebarengan ing organisasi sing tumata banget.

Sajarah panemon sèl
Wiwitané sèl digambaraké ing taun 1665 déning sawijining èlmuwan Inggris Robert Hooke sing wus nliti irisan tipis gabus nganggo mikroskop sing dirancang dhéwé. Tembung sèl asalé saka tembung Latin cellulae sing tegesé 'kamar-kamar cilik'. Anton van Leeuwenhoek nglakokaké akèh pangamatan marang benda-benda lan jasad-jasad renik lan nedahaké sepisanan marang donya yèn ana "kauripan ing donya liya" sing durung tau dideleng déning manungsa. Karyané dadi dhasar kanggo cawang biologi sing wigati saiki yaiku mikrobiologi.
Perkembangan mikroskop suwéné mèh 200 taun sabanjuré wis mènèhi kasempatan marang para ahli kanggo nliti susunan awak makluk urip. Sarangkéyan panlitèn wis dilakokaké déning rong èlmuwan saka Jerman yaiku Matthias Schleiden (ahli tetenduran, 1804-1881) lan Theodor Schwann (ahli kéwan, 1810-1882). Loro èlmuwan mau nyimpulaké yèn saben makluk urip kasusun saka sèl. Sabanjuré ing taun 1885 sawijining èlmuwan Jerman, Rudolf Virchow, ngamati yèn sèl bisa milah dhiri lan mbentuk sèl-sèl anyar.

Sacara umum saben sèl duwé
Sitoplasma lan nukleus sacara bebarengan nyusun protoplasma. Ing njero sitoplasma ana manéka warna organel. Sel tetanduran, alga lan prokariota ngembangaké dinding sel sauntara sèl kéwan ora. Sapérangan organisme nduwé flagella ing sèlé kanggo nggampangaké anggoné obah.

Membran sél

Pirsanana artikel khusus ngenani membran sèl.
Membran sèl kasusun déning lipoprotein. Membran Sèl matesi kabèh kagiyatan sing dumadi ing njero sèl saéngga ora gampang kaganggu déning pangaruh saka njaba. Amarga fungsi iki, membran sèl duwé sifat 'selektif permeabel', bisa nemtokaké bahan-bahan tinentu waé sing bisa mlebu nuju lan metu saka sèl. Ing sèl tetanduran, membran sèl ing kaanan normal nèmpèl ing dinding sèl amarga tekanan turgor saka njeron sèl.

Sitoplasma

Fungsi utama kauripan dumadi ing sitoplasma. Mèh kabèh kagiyatan metabolisme dumadi ing njeron ruangan kanthi isi cuwèran kenthel iki. Ing njero sitoplasma ana organel-organel sing mlayang-layang ing cuwéran kenthel (arupa koloid, nanging ora homogen) sing disebut matriks. Organel iki sing nglakoni akèh fungsi kauripan: sintesis bahan, respirasi (pangrombakan), panyimpenan, sarta réaksi marang rangsang. Sabagéan gedhé prosès ing njero sitoplasma diatur sacara enzimatik.
Saliyané organel, ana uga vakuola, butir-butir glepung, butir silikat lan manéka warna prodhuk sékundhèr liya. Vakuola nduwé peran wigati minangka papan panampungan prodhuk sékundhèr sing wanguné cuwèr, saéngga disebut uga 'cuwèran sèl'. Cuwèran sing ngisi vakuola béda-béda, gumantung papan lan fungsi sel.

Nukleus

Nukleus tugasé ngontrol kagiyatan sing dumadi ing sitoplasma. Ing njero nukleus ana kromosom sing isiné DNA sing arupa cithak biru kanggo panggawéan manéka warna protein (utamané enzim). Enzim diperlokaké kanggo nglakokaké manéka warna fungsi ing sitoplasma. Ing njero nukleus uga ana nukleolus.

Organel

Manungsa nduwé akèh organ sing béda-béda kaya jantung, paru-paru lan lambung, sing fungsiné uga béda-béda. Semana uga sel. Sèl nduwé organ sing disebut organel (ateges 'organ cilik').
Ing ngisor iki manéka warna organel ing njero sèl (khususé sitoplasma):







Bédané sel tetanduran lan sèl kéwan

Sèl tetanduran lan sèl kéwan nduwé sapérangan béda ing antarané:
Sel tetanduran
Sel kéwan
Sèl tetanduran luwih gedhé tinimbang sèl kéwan.
Sèl kéwan luwih cilik tinimbang sèl tetanduran.
Wangun tetep.
Wangun ora tetep.
Ora duwé dinding sèl.
Duwé klorofil
Ora duwé klorofil.
Duwé vakuola utawa rongga sèl sing gedhé.
Ora duwé vakuola, anajan sok-sok sèl sapérangan kéwan unisèluler duwé vakuola (nanging ora padha gedhéné karo sing diduwèni tetanduran).
Nyimpen tenaga ing wangin wiji (granul) kanji.
Nyimpen panganan ing wangun wiji (granul) glikogen.
Ora duwé sentrosom.
Duwé sentrosom.

Sèl - sèl khusus
Sèl ora nduwé inti, contoné sel getih abang / eritrosit
Sèl kanthi inti akèh, contoné Paramecium sp
Sèl kéwan sing ana klorofilé, contoné Euglena sp. (Euglena sp. kuwi kéwan uniseluler sing nduwé klorofil).
READMORE